Mondok itu keren; Ini alasannya - Pesantren Al-Aqsho Babat - Lamongan

KABAR BARU

Post Top Ad

PONDOK PESANTREN PUTRI AL-AQSHO BABAT LAMONGAN

Minggu, 29 Maret 2020

Mondok itu keren; Ini alasannya

Pembina dan para santri kelas 12

Kita jelaskan dulu ya, apa arti SANTRI itu sendiri, dan supaya kalian lebih mudah memahami serta mengenal sosoknya dengan mudah. Santri secara umum adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren, biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.
Santri itu terdiri dari lima huruf “SANTRI” dan setiap hurus memiliki arti tersendiri. Wah… apa itu? Mereka adalah “Siap Amankan Negara Tercinta Republik Indonesia”.
Kita simak 5 alasan yang harus kita ketahui kenapa jadi santri itu hebat dan keren.

Para Santriwati kelas 12

1. Santri selalu terlatih dengan jiwa keikhlasan
Jiwa keikhlasan itu, jiwa yang mendorong timbulnya suatu amal bukan untuk memperoleh keuntungan-keuntungan duniawi tertentu, melainkan semata-mata hanya karena Allah, untuk beribadah.
Santri yang berada dipondok pesantren, selalu beribadah kepada Allah, menjalankan sunnah-sunnah Rasul dan selalu mendoakan orang tuanya dirumah. Pertanyaannya, sudahkah kalian beribadah dan mendoakan orang tua kalian dengan ikhlas?
Selain itu, semua waktu bermain mereka, selalu diarahkan dengan hal-hal yang mendidik dan bermakna ibadah. Betapa indahnya, ketika kita hidup dengan lingkungan yang selalu mengingatkan kita, untuk terus beribadah serta melakukan segala hal dengan penuh keikhlasan. Itulah alasan pertama, mengapa para santri bisa hebat dan keren.
2. Memiliki jiwa kesederhanaan dan hidup tanpa kemewahan
Kalian termasuk korban gadget (pengguna hp, internet, madia sosial, dll)? Jangan berdiam diri! segera ambil tindakan. Tanpa kalian sadari, setiap hari kalian selalu menikmati kemewahan yang tidak berwujud. Santri yang hidup di pesantren itu, tidak pernah menggunakan gadget, tapi mereka masih tetap update dengan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Jiwa kesederhanaan adalah jiwa yang mendorong seseorang untuk bisa hidup tanpa kemewahan, kehidupan pesantren di samping diliputi keikhlasan, juga diwarnai oleh suasana kesederhanaan. Kesederhanaan bukan berati kemiskinan, karena dibalik kesederhanaan itu tersimpan suatu unsur kekuatan dan ketabahan hati, serta penguasaan diri dalam menghadapi perjuangan hidup dengan segala kesulitannya.
3. Santri yang hebat itu memiliki jiwa kesanggupan untuk hidup mandiri
Mandiri, berdiri di atas kaki sendiri. Bagaimana santri tidak mandiri? Mereka hidup di pesantren tanpa didampingi orang tua ataupun kerabat terdekat. Kehebatan santri untuk hidup mandiri, selalu dilatih dalam keseharian mereka di pesantren.
Mereka tidak pernah mengandalkan dan tergantung kepada orang lain. Pakain yang kotor dicuci sendiri, kamar yang kotor disapu sendiri, pengeluaran uang dianggarkan sendiri. Didikan ini merupakan senjata hidup yang ampuh dan sangat sesuai dengan etos kerja islami.
Nah…sekarang, masih takut jauh dari orang tua? Terus kapan mau jadi orang hebatnya?
4. Selalu memperkuat Ukhuwah Islamiyah (ikatan persaudaraan)
Nah, ini cocok banget untuk kalian yang masih takut nggak punya sodara ketika hidup dipesantren. Padahal, dengan kita hidup di pesantren dan menjadi seorang santri, kita akan mendapatkan pengganti dari semua hal yang kita tinggalkan di rumah. Salah satunya adalah persaudaraan.
Percaya nggak, orang yang tidak pernah kita kenal sebelumnya akan menjadi sodara dan keluarga baru kita. Semua ini karena para santri selalu mengutamakan sistem Ukhuwah Islamiyah (ikatan persaudaraan). Santri selalu merasakan kesenangan bersama menanggung kesulitan bersama. Jadi, semua masalah yang dihadapi akan terasa ringan karena dihadapi dengan bersama-sama.
Bahkan, iktan persaudaraan ini tidak hanya dilakukan ketika didalam pesantren saja, tetapi juga mempengaruhi kehidupan mereka setelah terjun di masyarakat luas. Keren kan?!

Kreasi seni seluruh santriwati

5. Bebas berkreasi dan mengeluarkan ide-ide cemerlangnya
Setiap orang pasti punya ide, inovasi, dan kreasinya masing-masing. Bagaimana dengan kalian, sudahkah kalian menyalurkan semua ide kalian di kehidupan yang nyata? Atau hanya fokus dengan game saja? Hehehe
Setiap santri yang hidup di pesantren selalu diberikan kebebasan untuk terus berkarya, mengembangkan bakat mereka dengan hal-hal yang mendukungnya. Mereka dididik untuk bebas berfikir dan berbuat, bebas dalam menentukan masa depannya, dalam memilih jalan hidup di masyarakat kelak.
Ets, jangan khawatir, semua kebebasan tetap berada dalam pengawasan sang guru. Jadi tidak ada kebebasan yang tidak bernilai pendidikan.

Yang akan membuat kalian lebih yakin lagi untuk menjadi seorang santri adalah, kalian harus mengenal dan terjun langsung ke dunia pesantren. Pesantren Darunnajah sudah sejak lama menetapkan semua metode dan alasan tersebut agar para santri terus menjadi santri yang hebat dan keren. Dan semua itu ditetapkan bahkan terbentuk melalui Panca Jiwa Pesantren.

Jadi nungu apalagi, segera daftarkan putri, sanak saudara, atau tetangga anda untuk segera mondok. Bisa dengan mengisi form https://bit.ly/PendaftaranAl-AqshoBabat dan ikuti langkah berikutnya dalam brosur di bawah ini:

Buruan daftar segera sebelum kuota teepenuhi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar